Pandai Sikek Festival Ada Arakan 1.000 Songket, Richi Aprian Malah Menenun Songket

Batusangkar, KaToNLT - Pagelaran Pandai Sikek Festival di Nagari Pandai Sikek Kecamatan X Koto, Tanah Datar diwarnai beragam karya tenun, seni ukir dan berbagai kekayaan adat dan budaya lokal mampu memukau para pengunjung.

Event yang disemarakkan dengan parade seribu songket itu, merupakan tindaklanjut salah satu program unggulan (Progul) Tanah Datar yakni Satu Nagari Satu Even (SNSI).

Pandai Sikek Festival berlangsung selama dua hari, dibuka secara resmi  Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian, Sabtu (27/8/2022), turut dihadiri Bupati Tanah Datar Periode 2005-2010 dan 2010-2015 M. Shadiq Pasadigoe, anggota DPRD, pimpinan organisasi pemerintahan daerah, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, pemuda, dan tokoh perantau.

Dikatakan Richi Aprian, Nagari Pandai Sikek merupakan nagari penghasil kain tenun, ukiran kayu dan sayuran berkualitas yang sudah terkenal, tidak hanya dalam negeri tapi juga luar negeri.

"Nagari Pandai Sikek merupakan nagari ke-6 dari 14 Nagari yang ditunjuk untuk melaksanakan SNSI tahun 2022 ini, dan ternyata tidak hanya memiliki pemandangan yang indah, berbagai kesenian dan hasil karya songket mampu memukau pengunjung," katanya.

 

Kegiatan Pandai Sikek Festival itu sendiri  disemarakkan dengan berbagai agenda. Selain parade seribu songket, juga ada makan bajamba, fashion show, demo ukiran kayu, kuliner khas Pandai Sikek, pentas seni budaya anak nagari, dan sebagainya.

"Tujuan pelaksanaan Pandai Sikek Festival yakni melestarikan, memajukan budaya dan mempromosikan potensi daerah, yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar wabup.

Dijelaskan Richi lagi, dengan SNSI diharapkan Nagari Pandai Sikek mampu mengaktifkan sanggar kesenian nagari, klub olahraga nagari, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), serta meningkatnya kunjungan wisatawan ke nagari Pandai Sikek.

 "Dari lima kali pelaksanaan SNSI di Tanah Datar didapat hasil yang sangat menggembirakan. Tercatat lebih kurang 37.700 orang pengunjung, dan transaksi jual beli mencapai sekitar Rp3,6 miliar. Mudah-mudahan Pandai Sikek Festival ini mampu melebihi capaian dari penyelenggaraan Event sebelumnya. Semoga penyelenggaraannya aman, lancar dan sukses," ujar Richi.

 Wali Nagari Pandai Sikek Harmen St. Rajo Malano menjelaskan, Nagari Pandai Sikek sudah dikenal oleh masyarakat, salah satunya juga melalui gambar penenun Pandai Sikek di pecahan mata uang Rp5.000.

Baca juga : Agar Kunjungan Wisatawan ke Tanah Datar Meningkat, Kadis Parpora Lakukan ini di BIM

"Semoga Pandai Sikek Festival akan lebih mengenalkan nagari, serta tokoh sastrawan Indonesia Taufiq Ismail kepada masyarakat pengunjung bahkan yang ada di daerah, nasional maupun mancanegara," katanya.

Sedangkan tokoh Perantau Pandai Sikek Edriana Noerdin mengatakan, perantau mengambil peran untuk ikut berkontribusi dalam mempromosikan produk daerah Pandai Sikek.

“Sebagaimana harapan kita bersama, Pandai Sikek Festival terselenggara di setiap tahunnya. Disini, kita ingin seluruh perantau mengambil andil untuk mengenalkan produk daerah ke khalayak banyak,” ujar Edriana.(ri/fjr) 

Diberdayakan oleh Blogger.