Wabup Richi Aprian : BKPRMI, Organisasi yang Cukup Penting
Batusangkar (KatoLNT). Keberadaan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) menjadi organisai sangat penting di Tanah Datar, karena turut membantu kesuksesan pembangunan.
Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Richi Aprian saat pelantikan kepengurusan Dewan Pengurus Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Tanah Datar masa bakti 2021-2025, Minggu (26/9) di Masjid Nurul Amin Batusangkar.
"Kami menyadari keberadaan organisasi ini sangat penting di Tanah Datar, apalagi saat ini Tanah Datar ada diurutan 5 besar pengidap HIV se-Sumatera Barat. Untuk itu, mari bersama-sama kita bangun Tanah Datar kedepan lebih baik," ajak Richi Aprian.
Wabup Richi Aprian juga tak lupa mengingatkan agar pengurus DPD BKPRMI tidak lupa dengan tujuan semula organisasi ini didirikan, yaitu untuk memberdayakan dan mengembangkan potensi pemuda remaja masjid agar bertaqwa kepada Allah SWT, memiliki wawasan yang kokoh serta senantiasa memakmurkan masjid.
"Ke depan akan banyak hal yang harus dikerjakan, kondisi sudah sama-sama kita lihat, tinggal kita kuatkan niat untuk kemaslahatan umat. Ayo berkomitmen untuk bangun Tanah Datar kedepan lebih baik," pungkas Richi.
Sementara itu, usai dilantik ketua umum DPD BKPRMI Kabupaten Tanah Datar Afrizon dihadapkan Wakil Bupati dan seluruh undangan menyampaikan tekadnya untuk membenahi DPK BKPRMI di Tanah Datar.
"Kami bertekad akan kembali menjalankan program gerakan subuh berjamaah yang akhir-akhir ini sempat terhenti akibat pandemi covid 19.
Tidak itu saja, BKPRMI Kabupaten Tanah Datar Dimasa kepemimpinannya yang kedua kalinya, juga akan mengadakan MoU dengan 5 sekolah, guna dilakukan pembinaan terutama terkait dengan bahaya penyalahgunaan narkoba dan penyakit masyarakat lainnya.
Dikesempatan yang sama ketua umum DPW BKPRMI Provinsi Sumatera Barat Nurlizam, ingatkan seluruh pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Tanah bahwa ikrar yang telah diucapkan sewaktu dilantik adalah sebuah janji yang harus dilaksanakan dan ditepati.
"Sebuah janji harus ditepati, apabila ada yang mengingkari maka akan berakibat buruk bagi dirinya sendiri," ujar Nurlizam. (ikr)
