Sehari ke X Koto, Ini Lokasi yang Dikunjungi Eka Putra
Batusangkar, KaToLNT - Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mengunjungi beberapa objek pembangunan saat kunjungan mendadaknya ke beberapa Nagari di Kecamatan X Koto, Selasa (30/8/2022).
Kunjungannya diawali meninjau pelaksanaan pembangunan irigasi Bulaan Tuo - Ikua Padang sepanjang 3 KM di Nagari Pandai Sikek.
"Insya Allah, sesuai kontrak kerja proyek ini harus selesai Desember nanti dan bakal mengairi sawah setidaknya 45 hektar di Nagari Pandai Sikek dan juga daerah sebelah yakni Nagari Koto Laweh," katanya.
Eka juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang tidak mempermasalahkan lahan yang terpakai.
"Terima kasih atas dukungan masyarakat terhadap pembangunan irigasi ini yang menggunakan Dana Alokasi Khusus/DAK Pusat," sampai Eka.
Selepas meninjau irigasi, Eka Putra bersama rombongan meninjau pembangunan jalan lingkar Pagu-pagu menuju Pangkirai di Nagari Pandai Sikek juga pembangunan jalan Guguak Puti Saidu sepanjang 2,4 KM di Nagari Koto Laweh.
"Alhamdulillah, pembangunan ini sebagai realisasi janji saya kepada masyarakat di sini. Saat ini kita bangun masih sekitar 500 meter dengan lebar 4 meter. Insya allah pembangunan jalan lingkar sepanjang 2,5 KM akan kita selesaikan secara bertahap selambat-lambatnya 2024," katanya.
Tidak hanya meninjau proyek yang sedang berjalan, Eka Putra juga meninjau rencana pembuatan embung di Jorong Tabu Barayie Nagari Paninjauan Kecamatan X Koto.
"Pembangunan embung di sini sebenarnya sudah dianggarkan untuk dibangun, namun karena Pandemi Covid-19 anggaran terpaksa direfokusing dan dialihkan, sehingga pembangunannya tidak bisa dilaksanakan," kata Eka.
Namun, tambah Eka, tahun 2023 melalui dana APBD Tanah Datar pembangunan akan dimulai dengan dana sebisanya, setelah itu ia akan berusaha mencari bantuan dana dan biaya dari Pemerintah Pusat.
Baca juga : Subuh Mubarok di Kampus UIN Mahmud Yunus Padat, Berapa Sih yang Hadir
"Embung disini memang sudah sangat dibutuhkan masyarakat untuk menampung air sebagai irigasi. Tentunya juga nanti juga bisa dimanfaatkan sebagai objek wisata baru," pungkasnya. (ril/fjr)


